puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Episode Agustus 30, 2012

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:26 am

ia ingin menulis sajaknya di langit
idenya terbang bersama kelelawar
mencari kata di kamus yang meliar
kacamatanya sembunyi entah dimana
dan kau tersenyum mencium malam

ia berkaca pada masa lalunya
nyanyian burung surga ada di kitab sucinya
siapa yang berani melupakan puisi?

sisakanlah sedikit emosi
mencari korek api di kantong kiri
ketemu surat tanpa alamat
: kepercayaan ada di dalam hati

Amsterdam, 07/05/2011

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s