puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Bencana Alam Kita Agustus 30, 2012

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 1:21 am

memerah sinar pijar lava merapi
dari muntahan emosi gunung berapi
menderu swara batu panas berdebu

bumi bergetar hatipun gemetar
gelombang tsunami menyapu mimpi
manusia tak berdaya melawan nasibnya

bencana datang tak pernah diundang
jika percaya pada kekuatan alam
bersiaplah selalu menghadapi cobaan

Amsterdam, 07/11/2010

Iklan
 

Mata air mata Indonesia

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:42 am

indonesia adalah tanah air
mata air dari segala harapannya

nyanyian anak jalanan menggema
d lorong dan di gang gang keresahan
hancurnya sebuah mimpi keadilan
terpuruk dan terhina di jurang kenistaan

tanyalah pada dirimu sendiri
riwayat bangsa dibohongi penguasa
saksikanlah sinetron neokolonialisme
pemirsa ternganga dan diam terharu?

rumah itu bernama indonesia
di dalamnya banyak tikus, kecoa dan srigala
lalu sekarang kau mau apa?

Amsterdam, 15 januari 2011

 

Batu

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:37 am

panorama stasiun angkot batu,
gunung-gunung tegak mematung,
di selecta batu-batu membisu dimakan waktu.

membaca senja menjelang malam,
ah, itu kan hanya impian semalam,
pilihan hidup bukan di garis tangan.

mengulang cerita tanpa koma,
menjalin cerita perjalanan manusia,
menyimpan memori bersaksi puisi.

Amsterdam, 1 februari 2011

 

Leidseplein

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:35 am

mad world, mad world
lagunya gary jules membelah malam di leidseplein
sinar lampu jalanan membias di kaca restoran
dan mata siapa itu dari balik jendela trem?
musik membuai dibelai angin badai
di persimpangan jalan mengucap salam

Amsterdam, 7 februari 2011

 

Amsterdam

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:31 am

kota pelabuhan asal muasal kolonial
seperti puisi surrealis yang tragis?
kerajaan bukan sekedar lambang
konflik politik siapa yang menang?

kota misteri dilingkari jalan trem
berbecak dayung bermotor listrik
campuran budaya patatje oorlog
nasi goreng di lagunya wong indo

kota tua dan gedung gedung antiknya
eh ada angsa putih berenang di kanal
rumah kaca di daerah lampu merah
legitimasi sejarah budak masa lalunya

Amsterdam, 24/08/2011

 

Episode

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:26 am

ia ingin menulis sajaknya di langit
idenya terbang bersama kelelawar
mencari kata di kamus yang meliar
kacamatanya sembunyi entah dimana
dan kau tersenyum mencium malam

ia berkaca pada masa lalunya
nyanyian burung surga ada di kitab sucinya
siapa yang berani melupakan puisi?

sisakanlah sedikit emosi
mencari korek api di kantong kiri
ketemu surat tanpa alamat
: kepercayaan ada di dalam hati

Amsterdam, 07/05/2011