puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Gerbong Indonesia Januari 14, 2012

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 11:45 pm

di gerbong krl nocengan jurusan kota
pengamen menyanyikan lagu protes
: jangan melupakan bau keringat rakyat

tukang sapu lantai menadahkan tangan
pedagang asongan menawarkan barang
para penjual doa mengobral jimat instan

di gedung megah politisi membagi jatah
siapa yang berkuasa sengaja lupa
pada kawula yang merayap menderita

kemiskinan di negeri yang kaya raya
di lumbung padi ayampun mati sengsara
perubahan hanya jadi impian yang sia sia

Amsterdam, 04/11/2011

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s