puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

1-1-2012 Januari 14, 2012

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 9:17 pm

satu januari dua ribu dua belas
mimpi di balik kaca kehidupan
panjangnya harapan manusia
matahari sembunyi di balik awan
dan kau terpesona pada hujan

jika percaya mistiknya malam
dalam misteri puisi bersayap

siapa yang bisa membaca takdir?
yakinlah perubahan pasti terjadi
di zaman main sulap pat gulipat
dimana kawan pasti ada lawan
dan kau diam mengatur waktu?

tuan dan nyonya penguasa kata
: tak ada kata lagi kecuali revolusi?

Amsterdam, 1 januari 2012

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s