puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Maret 28, 2010

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 7:34 am

Sensasi

napsu mendidih
senja menjelang malam
dirayu dingin

menantang ide jalang
bercumbu sampai pagi

waktu berlari
dikejar dosa lama
mabuk pahala

lakonisme sajaknya
sihir sirkus sistemik

dibuai intrik
sirkulasi emosi
simplifikasi

Amsterdam, 16/03/2010

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s