puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Maret 28, 2010

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 7:31 am

Apresiasi

demi perjalanan batin kita
misteri biangnya mimpi berduri
pesona senyum siapa sayang?

maunya menulis sebaris sajak liris
membiakkan pemikiran berlawan
melawan segala sihir pembodohan

keindahan kata berdandan genit
kolaborasi puisi dan secangkir kopi
angin malam pun jadi teman melamun

Amsterdam, 24/03/2010

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s