puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Bandar Bangkrut November 19, 2008

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:44 am

Bandar Bangkrut

akibat musim bandar bangkrut
dunia meriang kena penyakit ganas
manusia pun bisa jadi buas
garang seperti binatang jalang
mati kerna berebut sepotong roti

kemiskinan batin tanpa perasaan
saling injak dan memperbudak
siapa berdokat di cap hebat
bebas dari dosa tak berampun

di negeri budak mimpi terjebak
kemiskinan cermin pahitnya kenyataan
lumpur hitam bau penindasan
kesabaran rakyat sampai kapan?

di pasar porong banjir janji politik
penagih janji kemana dia pergi?
Amsterdam, 17/11/2008

Iklan
 

Tikus Berdasi Alias Pencuri

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:41 am

Tikus Berdasi Alias Pencuri

generasi muda yang tak mau tau sejarah
seperti apa rupanya masa berdarah?
mungkin sebaris syair mimpi ngeri

atau balada sedih sepiring nasi campur
getar gema kutukan korban politik lumpur
ke langit ke tujuh mencari arti kata jujur

pura-pura tak tau itu sadis yang oportunis
ide komplotan demi korsi kekuasaan
segala macam cara dijadikan alasan
machiavelli asli punya ilmu turunan

setan pun bisa nyaru jadi orang suci
dan kau tertipu lagi tertipu lagi
atas janji palsu yang tak ditepati

tikus berdasi curi nasi dari perut si anak miskin
politikus busuk berkotbah soal manipulasi
pahlawan bergelar penjahat kemanusiaan?
awas sihirnya propaganda jalan sesat
jangan sampai terjebak rayuan jahat

Amsterdam, 18/11/2008

 

Politik Koalisi Setan

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 12:33 am

Politik Koalisi Setan

kisah sepanjang syair danau airmata
lumpur hitam buat rakyat yang terusir
di senayan asik nyari komisi dan debat kusir

ini namanya kegilaan politik turunan
estafet dari rejim orba ke anak buahnya
politiknya busuk seperti comberan
lalu kau diam kerna kecipratan?

janganlah sok gila kekuasaan
bikin iklan semilyard kebohongan

ingatlah ada hari pembalasan
jangan sakiti hati rakyat melarat
jangan mau jadi penjilat si rajatega
bangkitlah kaum yang termajinalkan
jangan biarkan iklan ketidakadilan
rapatkan barisan satukan perjuangan
lawan semua penindasan!

Amsterdam, 17/11/2008