puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

April 14, 2008

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 10:10 pm

Lukisan Sejarah Kita

langit merah merayu badai
musim pancaroba katanya
nyanyian daun bergesekan
senyum tragis musim semi

jejak puisi di taman sarphati
sebaris syair sayap merpati
melukis tragedi kemanusiaan
dalam kanvas kehidupan

sejarah merindu fakta
demi dunia tanpa warna
tipuan politik intrik rayuan
keadilan tanpa kenyataan

Amsterdam, 9 april 2008

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s