puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

SEPULUH TAHUN REFORMASIBASI Januari 7, 2008

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 1:06 am

SEPULUH TAHUN REFORMASIBASI

penyair nulis sihir kata bersayap
semangat puisi mengabdi pada siapa?
jika sajak memuja sang rembulan
hayalan pun dibikin berkilauan

di jaman edan orang jual perasaan
uang haram biangnya persoalan
jangan lupakan bung!
rajamaling itu masih berkuasa
penguasa berpihak pada siapa?

dalam sejarah politik kekerasan
dari tragedi 65 sampai 98
reformasi setengah hati aslinya basi

kini tersisa buruknya kenangan
terlalu banyak darah rakyat dikorbankan

si miskin hidupnya makin menderita
ditimpa bencana alam bertubi-tubi
malah diprovokasi kekayaan hasil nyuri
lengkaplah sudah perasaian orang bawahan

realitas di bawah semakin mengganas
antrian minyak tanah peringatan keras
syair “bagimu negeri” cuma memori
rindulah kita persatuan indonesia

jagalah api semangat!
anti penindasan terhadap rakyat

Amsterdam, 07/01/2008

Iklan
 

2 Responses to “SEPULUH TAHUN REFORMASIBASI”

  1. pelanggar Says:

    Wah, semangatmu tak redup ditiup
    mungkin hanya gulungan tsunami yang bisa bikin mati
    tapi tak untuk apimu…

    Sungguh rakyat tersayat
    Sungguh pejabat keparat
    Ayooooo kita damprat
    Biar CRAAAAT!!!
    Sekarat….
    Semburat…
    Tewas

  2. Endi Singarimbun Says:

    Salam kenal bung Heri,
    Persatuan Indonesia terwujud bila tidak ada penindasan rakyat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s