puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

BAHAYA KEMISKINAN! Mei 21, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 3:14 pm

BAHAYA KEMISKINAN!

kulihat pengemis di emperan halte bus pasar senen, rambutnya berarakan bergaya rasta tak pernah dikramas shampo sinyongnyong, mulutnya berbusa, celananya bolong persis di bokong, nampaklah pantatnya yg buduk kudisan, inilah indonesia di jaman edan.

dan manusia lalu lalang tak peduli, siang itu panasnya luar biasa bah! sang pengemis terpanggang matahari, bau badannya menusuk hidung yang berbudaya, yakinkah kita pada ketidakadilan? agama apa pun juga tak akan mentoleransi kemiskinan, lalu jika aku bicara soal penindasan, kau menjerit “bahaya komunisme?”

kubaca postingan di milis tercinta, tak kusangka ada juga manusia kardus yang dengan gagahnya bicara soal agama tapi menepis kenyataan di depan matanya, kemiskinan di negeriku sudah mencapai titik didih, para preman bayaran turun ke jalan beraksi anti ini-itu tapi tak bisa melihat raksasa kebodohan yang memproduksi absolutisme kemiskinan.

siapa yang berani menyuarakan hati nurani ra’yat kecil tertindas yang terpinggirkan? merekakah yang disebut para pejuang kemanusiaan? atau kita percaya pada revolusi diri sendiri, merobah nasib mulai dari nurani sendiri, bukan kerna bujukan rayuan ide sorganeraka.

Amsterdam, 31 Desember 2006

Iklan
 

3 Responses to “BAHAYA KEMISKINAN!”

  1. j sobat Says:

    agama sudah menegaskan perubahan suatu kaum tergantung dirinya sendiri alias usaha (ayat), tapi disisi lain jika demikian berari kemiskinan sudah digariskan, begitu ya 😀

  2. agussyafii Says:

    apa kabar mas heri latief?

  3. satu kata: dahsyat!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s