puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

DEBU Mei 13, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 10:54 am

DEBU

dia masih merajut mimpi sepi
pikirannya terbang melayang
menunggang sehelai daun hayalan
mencari panasnya matahari, tapi
matahari dipeluk awan hitam

mendung sepertinya bernafsu
membasahi bumi yang haus
sehabis senggama dengan kemarau
yang menciptakan debu, debu, debu…
dia masih menulis cerita sunyi

Apeldoorn, 15/03/2002

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s