puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

SEJARAH BERBISA Mei 12, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 9:17 pm

SEJARAH BERBISA

mencetak kata demi kata suratan hidupnya
jadi cerita pengalaman mengembara
nyalanya api pejuangan anak bangsa
bukan sekedar secomot memori
ribuan kata dijalin dalam seruan sejarahnya
luka sejarah bernoda dendam berbisa

musim dingin terasa hangat menyengat
dipeluk kerinduan ilusi puisimu, muram!
mulut buaya harum berparfum murahan
dan kau terpesona rembulan pucat sayu

setahun hampir berlalu
lusa kita jumpa lagi
pada janji matahari pagi
dan kau merayu masa lalu
luka memori disayat sembilu
tujuh purnama bersaksi bisu

sumpah serapah sampah sejarah
tak ada lagi sedu sedan di malam lebaran
terdamparlah mimpimu di stasiun terakhir
terbacalah muramnya langit musim bencana
badan tersiksa swara batin merah membara

di kaki langit pelangi berpuisi
musik klasik gemuruhnya mimpi
jika sepercik cahaya adalah kematian
maka badai musim hujan adalah harapan
senapas puisi mendesah sunyi sexy?

bahwa perjuangan tanpa pamrih adalah lawakan?
kerna para pengkhianat lidahnya bercabang-cabang
bangganya tikus lupakan perangkap kejam sadis
makelar politik jualan sejarah berdarah bengis
padahal sudah jelas faktanya di depan mata!
tahyul politik bangsa kita porsinya super ekstra

tradisi menindas cermin bangsa yang suka nyengir
semua trotoar dijadikan lahan parkir memarkir modal
mentalitas budak metafornya preman partikulir
puaskan napsu birahi korupsi otak yang bebal

tersirat sudah sejarah bangsamu
musim demi musim kekuasaan cuma hiasan belaka
kalian tau apa artinya ditindas
lalu sekarang kita bikin apa lagi?
padamu negeri tergadailah harga dirimu
yang tersisa janji pemilu rayuan gombal

Amsterdam, 12/01/2007

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s