puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

BALADA SEPIRING NASI TEMPE Mei 12, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 9:13 pm

BALADA SEPIRING NASI TEMPE

gembel busuk tersuruk dipojokan tembok rumahmu
melingkar seperti bangkai ular lapar
perutnya menyanyikan lagu lagu perang
meninabobokan impian para pecundang

terbang terbanglah kemelaratan
jika harga sepiring nasi tempe cuma jadi mosaik yang
melekat pada ban mobil jaguar sang penguasa

sakit hatinya rakyat dibalas dengan
tajamnya bayonet menikam segala yang melawan

pasrah rela nerima adalah peraturan
yang dipropagandakan dari istana kekuasaan
dan kamu tiarap ketakutan memeluk nasibmu
menjilat pantat demi kekayaan demi harta demi sorga
yang dibeli dari hasil memeras keringat mereka
yang lelap di trotoar berselimut embun malam

Jakarta, 13/06/2003

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s