puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Budak Kemiskinan Mei 6, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 11:53 pm
Tags:

Budak Kemiskinan

tak ada lagi sisa airmata
bencana sepertinya pesta pora
burung bangkai menebar bunga kematian

darah berselimut sejarah bangsa
mental kuli sifat budak yang terhina
nasibmu ditentukan kemauan bangsa
sukarela dijajah diberakin penindas
atau bangkit melawan penindasan?

tak ada lagi sisa ketakutan
mimpi terjebak lumpur kemiskinan
anak jalanan jualan badan semalaman
anak koruptor berdandan hasil uang curian
para birokrat gila pangkat saling bersaing
menggonggong liar demi sepotong tulang

tak ada lagi sisa rasa nasionalismenya?
lupa ingatan pada perjuangan kemerdekaan
tega banget mengkhianati api revolusi 1945
terkutuklah para penjilat pantat busuk nekolim!

kaum muda musti belajar sejarah bangsanya
nyala api anti penindasan haruslah dijaga
kerna kita bukan dilahirkan jadi bangsa kuli

Amsterdam, 18 Maret 2007

Iklan
 

One Response to “Budak Kemiskinan”

  1. hadziq Says:

    medeka!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s