puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Chairil Anwar Mei 6, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 9:38 pm
Tags:

Chairil Anwar

teringat chairil anwar
planet senen gerbong cinta
taklukkan sunyi terbakar sepi
pilihan hidupnya penyair sejati
rahasia cintanya dibawa mati
panas sepanas api puisi

Jakarta, 25/04/2003

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s