puisi sebagai alat anti penindasan

melawan sepanjang napas puisi

Rindu Api Mei 6, 2007

Filed under: Uncategorized — herilatief @ 9:33 pm
Tags:

Rindu Api

kutulis puisi demi api
membakar semua mimpi
jadi abu terbang membisu

Amsterdam, 16 Mei 2006

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s